Pernyataan Komisi Fatwa DPP Perhimpunan Al-Irsyad Tentang Keikutsertaan dalam Pilkada

Fatwa Nasional

image

ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ

Komite Fatwa Perhimpunan Al-Irsyad

ﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﺼﻼﺓ ﻭﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻠﻰ ﺭﺳﻮﻟﻪ ﺍﻷﻣﻴﻦ ﻭﺁﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ ﺃﺟﻤﻌﻴﻦ، ﻭﺑﻌﺪ

Hukum berpartisipasi dalam PILKADA
Dan anjuran menggunakan Hak Pilih

1. Pada dasarnya sistim Demokrasi bukan berasal dari Islam dan kemudharatannya lebih besar daripada manfaatnya. Di dalamnya terdapat banyak hal-hal yang menyelisihi syariat, baik pada fondasinya maupun bangunannya.

2. Adapun berpartisipasi menggunakan hak pilih dalam pemilihan, maka hal ini dianjurkan oleh banyak ulama ahlussunnah, diantaranya; Syaikh Abdullah Bin Baz, Syaikh Muhammad Nasiruddin Al Albani, Syaikh Muhammad Bin Sholih Al Utsaimin, Syaikh Abdul Muhsin Al Abbad, Syaikh Al Luhaidan, Syaikh Abdul Aziz Alu Syaikh Mufti Kerajaan Saudi Arabia, Syaikh Nashir Asy Syatsri, Syaikh Ali Hasan Al Halabi, Syaikh Masyhur Hasan Salman, Syaikh Muhammad Musa Alu Nashr, Syaikh Ibrahim Ar Ruhaily, Syaikh Abdul Malik Ramadhani Al Jazairi, Al Lajnah Ad Daimah, dll.

3. Dalil yang dijadikan sebagai dasar dalam masalah ini adalah kaidah yang berbunyi ﺍﺭْﺗِﻜَﺎﺏُ ﺃَﺧَﻒِّ ﺍﻟﻀَّﺮَﺭَﻳْﻦ yang artinya “Menempuh kemudharatan yang lebih ringan dalam rangka menjauhi kemudharatan yang lebih besar”.

4. Menggunakan hak pilih berdasarkan kaidah ﺍﺭْﺗِﻜَﺎﺏُ ﺃَﺧَﻒِّ ﺍﻟﻀَّﺮَﺭَﻳْﻦ , tidak termasuk mendukung sistim demokrasi.

5. Menggunakan hak pilih berdasarkan kaidah ﺍﺭْﺗِﻜَﺎﺏُ ﺃَﺧَﻒِّ ﺍﻟﻀَّﺮَﺭَﻳْﻦ tidak berarti bertanggungjawab terhadap hukum-hukum atau peraturan-peraturan yang timbul di kemudian hari.

6. Menggunakan hak pilih berdasarkan kaidah ﺍﺭْﺗِﻜَﺎﺏُ ﺃَﺧَﻒِّ ﺍﻟﻀَّﺮَﺭَﻳْﻦ , bahkan termasuk usaha untuk menempuh manhaj yang benar, karena mengikuti fatwa para ulama. Sebagai logika; Nabi shallallahu’alaihi wa sallam membiarkan seorang badui yang kencing di masjid, meskipun hal itu termasuk kemudharatan karena menajiskan masjid, bahkan Nabi mencegah para sahabat yang hendak melarang arab badui tersebut -meneruskan-kencingnya, karena justru akan menimbulkan kemudharatan yang lebih besar. Jika ia tetap dilarang kencing-padahal sudah terlanjur mengeluarkan air kencingnya-, maka bisa jadi air kencingnya akan semakin berhamburan atau menyebar di masjid. Pada peristiwa ini, tidak boleh dikatakan bahwa Nabi mendukung kencing di masjid (penajisan masjid) dan tidak boleh pula dikatakan bahwa Nabi bertanggungjawab terhadap akan ternajisinya masjid yang merupakan dampak kencing di masjid.

7. Menggunakan hak pilih berdasarkan kaidah ﺍﺭْﺗِﻜَﺎﺏُ ﺃَﺧَﻒِّ ﺍﻟﻀَّﺮَﺭَﻳْﻦ hanya dimaksudkan untuk dan dalam rangka mengurangi keburukan-keburukan yang akan terjadi disebabkan sistim demokrasi. Dengan syarat kuatnya prasangka pemilih bahwa seseorang yang dipilih adalah orang yang paling memberikan maslahat yang dapat menolong manusia untuk kembali kepada Allah.

8. Bagi kaum muslimin untuk mengikuti fatwa para ulama, karena mereka lebih matang keilmuannya, dan lebih mengetahui maslahat umum.

9. Anjuran menggunakan hak pilih bukan berarti anjuran untuk terlibat langsung dalam kancah perpolitikan.

10. Menganjurkan kepada kaum muslimin baik yang menggunakan hak pilih atau yang tidak menggunakannya agar selalu bersatu dan menjaga ukhuwah islamiyah serta menjauhi perdebatan yang hanya melemahkan kaum muslimin.

11. Mengajak kepada kaum muslimin untuk selalu kembali dan mendakwahkan tauhid, bertawakal kepada Allah serta bertakwa kepada-Nya, apapun yang terjadi dan siapapun pemimpinnya, karena takwa kepada Allah-lah yang akan memberikan solusi.

Majlis Fatwa DPP PERHIMPUNAN AL-IRSYAD

1. Ust Dr Firanda Andirja ( ketua )
2. Ust. Nafe Zaenuddin, Lc ( sekretaris)
3. Ust. Nizar Saad Jabal ( anggota )
══════════ ❁ 💗 ❁ ══════════

dikutip dari https://gemaislam.com

Abu Tsabat Al-Faruq

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s