⌚ SUNNAHKAH BERSETUBUH DI MALAM DAN HARI JUMAT ?? ⌚

✏ bismillah..

🐋 Hadits tentang keutamaan bersetubuh di malam Jum’at tidak ditemukan dalam kitab hadits manapun [ngarti ndak mbak`e n mas`e ?? #ahay_dedeh..😋]
Kemungkinan besar ia adalah buatan Ishaq bin Najih Al Multhay. Dia yang membuat hadits hadits tentang keutamaan Jima (bersetubuh) atas nama Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu.

🎓 Ibnu Adi berkata,“Semuanya dia yang memalsukan. Ia meriwayatkan dari ibnu Juraij dari Atha dari Abu Sa’id wasiat untuk Ali radliyallahu‘anhu tentang bersetubuh (jima’) dan bagaimana tata cara berjima’.
Lihatlah betapa beraninya orang ini.” [Mizanul i’tidal 1/201].

🐟 Adapun tentang bersetubuh di hari jum’at, para ulama berselisih apakah itu disunnahkan atau tidak.
Sebab perselisihan ini berasal dari perbedaan pemahaman mereka terhadap lafadz “Man Ghossala waghtasala”. Yang diriwayatkan oleh At-Tirmidzi, Nasai, ibnu Majah dan Ahmad.

🎓 Sebagian ulama berpendapat bahwa makna ghossala tersebut adalah bersetubuh. Alasan mereka diantaranya adalah hadits yang diriwayatkan oleh Al-Baihaqi dalam kitab Syu’abul Iman bahwa Rasulullah Shallallahu‘alaihi wa sallam yang artinya, “Apakah seseorang dari kalian merasa lemah untuk menyetubuhi istrinya di setiap hari jum’at. Karena sesungguhnya ia mendapatkan dua pahala, yaitu pahala mandinya dan pahala mandi istrinya.”

🐳 Tetapi sayang hadits ini sangat lemah karena di dalam sanadnya ada dua cacat:

1⃣ Pertama:
Yazid bin Sinan. Ia matruk sebagaimana dikatakan oleh imam An nasai.

2⃣ Kedua:
Baqiyyah bin Al Walid. Ia seorang perawi yang mudallis. Dan di sini ia meriwayatkan dengan lafadz ‘an sehingga tidak diterima.

✔ Pendapat yang paling kuat adalah bahwa makna “Ghossala” tersebut telah di tafsirkan oleh Rasulullah langsung dalam hadits lain.

🎓 Yaitu hadits yang di riwayatkan oleh Abu Dawud dalam sunannya dari Aus Ats-Tsaqofi bahwa Rasulullah Shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya:

“Siapa yang mencuci rambutnya pada hari Jum’at dan ia mandi.. ~dan seterusny~”

🐠 Jadi pendapat yang mengatakan bahwa di sunnahkan bersetubuh pada hari Jum’at adalah pendapat yang “LEMAH” karena tidak didukung oleh dalil.

🎓 Al Imam Ibnul Qoyyim ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ menyebutkan dalam Zadul Ma’ad, bahwa: “saat bersetubuh yang paling baik adalah ketika SYAHWAT SEDANG MENGGELORA.”🙂 [Zadul Ma’ad]

ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻋﻠﻢ ﺑﺎﻟﺼﻮﺍﺏ

♡ #tsabat ♡

Oleh: 🎓 Ustadz Badru Salam, Lc. hafizhahullah dengan sedikit tambahan dari ana.

🐬 🐬 🐬 🐬 🐬 🐬 🐬 🐬 🐬 🐬 🌾

Tafadhal u/merujuk pada link fb ana d : https://m.facebook.com/notes/guntur-tsabat-andryan/sunnahkah-bersetubuh-di-malam-dan-hari-jumat-/10152516247119180/

🐬 🐬 🐬 🐬 🐬 🐬 🐬 🐬 🐬 🐬

View on Path

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s